ASKEP GGK NIC NOC PDF

June 30, 2020 By:

Logo. Search · Home · Documents; GGK, HT, HD. prev. next. of 31 Diagnosa Keperawatan Noc Nic GgkDocuments · Ticius to Tuskan, GGK. Askep Anemia Nanda Noc Nic Askep Nic-noc DM Askep Ggk Nic Noc Askep Efusi Pleura Aplikasi Nanda. April Based on NIC and NOC book Penulisan axis lengkap, mempermudah NOC NIC Standar asuhan keperawatan: (1) mengancam kehidupan.

Author: Kigagrel Gardara
Country: Mali
Language: English (Spanish)
Genre: Literature
Published (Last): 23 April 2011
Pages: 495
PDF File Size: 10.75 Mb
ePub File Size: 7.37 Mb
ISBN: 131-7-65098-793-7
Downloads: 93567
Price: Free* [*Free Regsitration Required]
Uploader: Yora

Askep Nanda,Nic,Noc Glomerulonefritis askep. Askep Nanda,Noc,Nic Thypoid askep nanda,noc,nic thypoid. Nanda nic noc Keletihan Nanda awkep noc Keletihan. Nanda nic noc Keletihan Nanda nic noc KeletihanDeskripsi lengkap. Diagnosa Nanda Nic Noc nanda nic noc buku tebal biru.

Search Askep Ggk Nic Noc –

Nanda Nic Noc Maternitas. Gagal ginjal kronis juga disingkat dengan GGK adalah suatu sindrom klinis yang disebabkan penurunan fungsi ginjal yang bersifat menahun, berlangsung progresif, dan cukup lanjut.

Akan tetapi apapun penyebab gagal ginjal kronis, hgk yang terjadi terhadap tubuh adalah penurunan fungsi ginjal secara progresif. Penyakit dari ginjal intrinsik Beberapa kondisi dari ginjal sendiri yang dapat menyebabkan gagal ginjal kronis adalah sebagai berikut: Infeksi kuman seperti pyelonefritis, ureteritis yang berasal dari infeksi saluran kemih dan lain-lain.

Preeklamsi pada ibu hamil Penggunaan obat-obatan dalam jangka panjang Kehilangan banyak cairan yang mendadak seperti askfp kondisi luka bakar. Tingkat keparahan gejala yang muncul tergantung juga dari ggi kerusakan ginjal, kondisi lain yang mendasari gagal ginjaldan juga usia dari pasien itu sendiri.

Gejala yang muncul pada sistem kardiovaskuler pada gagal ginjsl kronis biasanya mencakup hipertensi atau darah tinggi yang di akibatkan oleh retensi cairan dan natrium dari aktivasi system rennin-angiotenin-aldosteron, gagal jantung kongestif, dan edema pulmoner atau edema paru-paru yang di akibatkan oleh penumpukan cairan yang berlebihan di paru-paru dan perikarditis atau radang pada lapisan luar jantung yang di akibatkan oleh iritasi pada lapisan pericardial oleh toksin uremia.

Sedangkan gejala yang sering muncul pada kulit pasien adalah mencakup rasa gatal yang parah pruritis. Gk uremik, suatu penumpukan kristal urea di kulit, saat ini jarang terjadi akibat penanganan dini dan agresif terhadap penyakit ginjal tahap akhir. Gejala yang muncul pada sistem gastrointestinal biasanya anoreksia, mual, muantah bic cegukan.

Perubahan neuromuskuler mencakup perubahan tingkat kesadaran, ketidak mampuan berkonsentrasi, kedutan otot dan kejang. Menurut Long,aske dini dari gagal ginjal kronik adalah seperti lethargi, tgk kepala, kelelahan fisik dan mental, berat badan berkurang, mudah tersinggung, depresi. Sedangkan gejala lebih lanjut dari gagal ginjal kronis adalah anoreksia, mual disertai muntah, nafas dangkal atau sesak nafas baik waktui ada kegiatan atau tidak, udem yang disertai lekukan, pruritis mungkin tidak ada tapi mungkin juga sangat parah.

Perikarditis, efusi perincardial dan juga temponade jantung Hipertensi yang diakibatkan oleh retensi cairan dan natrium serta mal fungsi sistem rennin angioaldosteron Bic yang di akibatkan oleh penurunan eritroprotein, rentang usia sel darah merah, pendarahan gasstrointestinal akibat iritasi pada lapisan mukosa saluran pencernaan.

Laboratorium Pemeriksaan laboratorium merupakan pemeriksaan utama yang harus dilakukan untuk melihat bagaimana fungsi ginjal apakah masih normal atau sudah abnormal.

  LA GLORIA DE DON RAMIRO DE ENRIQUE LARRETA PDF

Pemeriksaan laboratorium berikut dapat dilakukan untuk mendiagnosis gagal ginjla kronis. Anemia normositer normokrom, dan jumlah retikulosit yang rendah. Ureum dan kreatinin biasanya meningkat, biasanya perbandingan antara ureum dan kreatinin kurang lebih Boc ini askpe ketika ureum lebih kecil askepp kreatinin, pada diet rendah protein, dan tes Klirens Kreatinin yang menurun. Hiponatremi yang pada umumnya disebabkan karena kelebihan cairan. Hiperkalemia yang biasanya terjadi pada gagal ginjal lanjut bersama dengan menurunya dieresis Hipokalemia dan hiperfosfatemia: Phosphate alkaline meningkat akibat bgk gangguan metabolisme tulang, terutama isoenzim fosfatase lindi tulang.

Hipoalbuminemia dan hipokolesterolemia yang umunya disebabkan gangguan metabolisme dan diet rendah protein. Peningkatan kadar gula darah yang di akibatkan oleh gangguan metabolisme karbohidrat pada gagal ginjal resistensi terhadap pengaruh insulin pada jaringan perifer. Hipertrigliserida yang diakibatkan oleh gangguan metabolisme lemak, disebabkan peningkatan hormone insulin dan askpe lipoprotein lipase.

Asidosis metabolic dengan kompensasi respirasi menunjukan Ph yang menurun, BE yang menurun, HCO3 yang menurun, PCO2 yang menurun, semuanya disebabkan retensi asam-asam organic pada gagal ginjal. Radiology Foto polos abdomen untuk dapat dilakukan untuk membantu menilai bentuk dan besar ginjal juga untuk melihat adanya batu atau obstruksi.

Dehidrasi karena proses diagnostic akan memperburuk keadaan ginjal, oleh sebab itu penderita diharapkan tidak puasa dan harus minum.

USG ultrasonografi Asiep ultrasonografi dilakukan untuk menilai besar dan bentuk ginjal, tebal parenkim ginjal, kepadatan parenkim ginjal, anatomi system pelviokalises, ureter proksimal, kandung kemih dan juga prostat. EKG elektrokardiogram Pemeriksaan EKG ini ntuk melihat kemungkinan hipertropi ventrikel kiri, tanda-tanda perikarditis, aritmia, gangguan elektrolit hiperkalemia. Semua faktor yang berperan dalam terjadinya gagal ginjal kronik dicari dan kemudian diatasi.

Adapun penatalaksanaan gagal ginjal kronis yang dapat dilakukan adalah penatalaksanaan konservatif yang meliputi pengaturan diet, cairan dan garam, memperbaiki ketidakseimbangan elektrolit dan asam basa, mengendalikan hiperensi, penanggulangan asidosis, pengobatan neuropati, deteksi dan mengatasi komplikasi.

Penatalaksanaan pengganti dari penatalaksanaan diatas diantaranya adalah dialysis hemodialysis atau peritoneal dialysis dan juga transplantasi ginjal.

Selain itu tujuan penatalaksanaan adalah untuk menjaga keseimbangan cairan dan elektrolit dan mencegah komplikasi-komplikasi untuk tubuh sebagai berikut: Dialisis Dialysis atau biasa kita sebut dialisa cuci darah dapat dlakukan untuk mencegah komplikasi gagal ginjal yang serius, seperti hiperkalemia, perikarditis, dan kejang. Dialysis memperbaiki abnormalitas biokimia, menyebabkan cairan, protein, ggj natrium dapat dikonsumsi sevara bebas, menghilangkan kecenderungan pendarahan, dan membantu menyembuhkan luka.

Koreksi hiperkalemi Mengendalikan kalium darah sangat penting karena hiperkalemi dapat menimbulkan kematian mendadak. Hal yang pertama harus diingat adalah jangan menimbulkan hiperkalemia.

Askep CKD Aplikasi Nanda NIC NOC

Bila nod hiperkalemia, maka pengobatannya adalah dengan mengurangi intake kalium, pemberian Na Bikarbonat, dan pemberian infuse glukosa. Koreksi anemia Pengendalian gagal ginjal pada keseluruhan akan dapat meninggikan Hb.

Transfusi darah hanya dapat diberikan bila ada indikasi yang kuat, missal pada adanya insufisiensi koroner. Koreksi asidosis Pemberian asam melalui makanan dan obat-obatan harus dihindari. Natrium bikarbonat dapat diberikan peroral atau parenteral. Hemodialisis dan dialysis peritoneal dapat juga mengatasi asidosis Pengendalian hipertensi Pemberian obat beta bloker, alpa metildopa, dan vasodilator dilakukan.

Mengurangi intake garam dalam mengendalikan hipertensi harus hati-hati karena tidak semua gagal ginjal disertai retensi natrium. askkep

  DESALOJO FLORENCIO SANCHEZ PDF

Transplantasi ginjal Dengan pencangkokan ginjal yang sehat ke pasien GGK, maka seluruh faal ginjal diganti oleh ginjal yang baru.

Identitas Klien Silahkan masukkan identitas klien mulai dari nama, usia, jenis kelamin, pekerjaan, tempat tiinggal, dan lain-lain. Identitas klien disini dapat menjadi penunjang informasi dalam memberikan asuhan keperawatan. Keluhan Utama Keluhan utama yang biasanya muncul pada kondisi gagal ginjal kronis atau CKD pada umumnya bervariasi, mulai dari urine output sedikit bahkan hingga tidak ada urin output, gelisah hingga terjadi penurunan kesadaran, anoreksia atau hilang nafsu makan, mual, muntah, mulut terasa awkep, rasa lelah berkepanjangan, napas berbau khas bau ureumdan dapat terjadi gatal-gatal pada kulit.

Gejala paling khas pasien CKD biasanya terjadi penurunan urin output dan penumpukan cairan atau edema pada ekstremitas atas maupun bawah. Onc penyakit masa lalu Kaji adanya penyakit gagal ginjal akut, infeksi saluran kemih, gagal jantung, penggunaan obat-obat nefrotoksik, Benign prostatic hyperplasia BPHdan prostektomi. Kaji adanya riwayat penyakit batu saluran kemih, infeksi system nic yang berulang, penyakit diabetes mellitus, dan penyakit hipertensi pada masa sebelumnya yang menjadi predisposisi penyebab.

Penting untuk dikaji mengenai riwayat pemakaian obat-obatan masa lalu dan adanya riwayat alergi terhadap jenis obat kemudian dokumentasikan.

Riwayat penyakit yang seperti DM, Hipertensi, batu ginjal, dan lain-lain Pengetahuan tentang penyakit biasanya kurang DO: Diare sekunder dari bau mulut ammonia, peradangan mukosa mulut, gvk ulkus saluran cerna sehingga sering di dapatkan penurunan intake nutrisi dari kebutuhan.

Zskep kering dan kasar DO: Kelelahan saat beraktivitas DO: Penampilan umum selama beraktivitas biasanya klien kelelahan Risiko cidera saat berativitas Kardiovaskular DS: Edema ekstremitas atas dan bawah Turgor kulit jelek Suhu biasanya normal Auskultasi jantung, bunyi jantung normal Respirasi DS: Napas cepat hingga sesak bau khas amoniak DO: Perbandingan meninggi akibat pendarahan saluran cerna, demam, luka bakar luas, pengobatan steroid, dan obstruksi saluran kemih.

Kelebihan volume cairan berhubungan dengan disfungsi ginjal dan retensi natrium yang ditandai dengan penurunan keluaran urine dan retensi cairan 2. Mual berhubungan dengan iritasi lambung yang ditandai dengan anoreksia dan muntah 3. Mic volume cairan berhubungan dengan disfungsi ginjal dan retensi natrium yang ditandai dengan penurunan keluaran urine dan retensi cairan Tujuan dan kriteria hasil NOC Setelah diberikan perawatan pasien akan menunjukkan: Mual berhubungan dengan iritasi lambung yang ggi dengan anoreksia dan muntah Tujuan dan kriteria hasil NOC Setelah diberikan perawatan pasien akan menunjukkan: Risiko ketidakseimbangan nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh Tujuan dan kriteria hasil NOC Setelah diberikan perawatan pasien akan menunjukkan: Kg ata bertambah…kg pada….

Mudah mudahan dapat bermanfaat bagi anda. Wilkinson dan Nancy R. Remember me Forgot password? SITE To ensure the functioning of the site, we use cookies. We share information about your activities on the site with our partners and Google partners: Your consent to our cookies if you asiep to use this website.